23 Oct / 2018

Proyek Science Fair Kelas 2

Proyek sains untuk siswa kelas dua membantu mereka mempelajari prinsip ilmiah melalui eksperimen atau serangkaian eksperimen. Proyek ini membantu mereka menerapkan keterampilan yang telah diajarkan kepada mereka. Melalui proyek sains kelas dua, anak-anak belajar mengajukan pertanyaan, mengumpulkan data yang relevan, menulis kesimpulan dan mempresentasikan temuan mereka dengan cara yang menarik dan efektif.

Saat memilih topik untuk proyek sains kelas dua, bahan baku yang diperlukan harus diingat. Proyek-proyek sains kelas dua yang sangat baik dapat dilakukan dengan menggunakan bahan dan material rumah tangga, yang umumnya dan mudah tersedia. Peralatan laboratorium mahal tidak diperlukan untuk proyek sains kelas dua.

Seluruh proyek sains kelas dua harus benar-benar direncanakan. Laporan yang ditulis harus jelas dan to the point.

Presentasi adalah faktor kunci dalam proyek-proyek ilmu pengetahuan kelas dua dan hal-hal berikut harus diingat:

1. Anak harus memahami topik dengan sangat jelas dan tidak perlu ragu.

2. Anak harus dapat menjelaskan proyek tanpa membacanya.

3. Anak harus percaya diri dan antusias.

4. Anak harus bisa berbicara dengan pengetahuan.

5. Anak harus mempresentasikan proyek dengan cara yang teratur dan jelas.

6. Proyek harus asli dan unik yang mencerminkan kreativitas anak.

Topik untuk proyek sains kelas dua tidak terhitung. Namun, proyek yang menarik dan asli dapat didasarkan pada pertanyaan-pertanyaan ini: –

– Seberapa jauh hewan bisa didengar?

– Bagaimana penyakit menular?

– Berapa lama pembuluh darah di berbagai binatang?

– Apakah tanaman kehilangan air melalui daunnya?

– Sisi mana dari daun tanaman yang mengambil Karbon dioksida?

– Bagaimana lampu warna yang berbeda mempengaruhi tanaman?

– Seberapa cepat tikus / marmot bisa berlari melewati labirin?

– Mengapa langit Berwarna biru?

– Bagaimana pelangi terbentuk?

– Mengapa es krim mencair?

Keuntungan melakukan percobaan sejak awal sangat banyak. Proyek-proyek semacam itu membangkitkan keingintahuan siswa. Mereka juga secara intelektual merangsang ketika anak mencari jawaban dan bukannya diberi informasi sendok makan. Para siswa melakukan eksperimen dan mendapatkan hasilnya dan kemudian mengeksplorasi alasan di balik hasil dan prinsip atau prinsip ilmiah yang terlibat.

Beberapa eksperimen dilakukan secara berkelompok. Dalam kasus seperti itu, anak-anak belajar untuk bekerja sama dengan yang lain dan bekerja bersama sebagai satu tim. Mereka belajar pentingnya semangat tim dan mereka belajar menyesuaikan diri dan berkompromi. Dalam hal proyek harus dilakukan secara individual, anak belajar menjadi mandiri dan percaya diri, bagaimanapun, proyek ini harus sangat kecil dalam skala, karena siswa masih muda dan tidak terorganisir untuk melakukan sesuatu yang terlalu rumit.

Percobaan ini juga memperkuat ikatan antara anak-anak dan orang tua. Orang tua dan anak-anak duduk bersama dan mendiskusikan berbagai topik dan pilihan yang tersedia bagi mereka. Anak merasa senang karena orang tua terlibat dalam pekerjaan sekolahnya.

Proyek sains kelas dua yang adil juga memungkinkan seorang siswa untuk mempelajari suatu topik secara menyeluruh dan karena dia telah mempelajarinya sendiri, anak itu tidak akan dengan mudah melupakan prinsip ilmiah yang terlibat. Juga, eksperimen ini mendorong anak-anak untuk menikmati sains dan mengembangkan cinta untuk subjek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *